Palitonews – Pasa Pabukoan Kota Padang resmi dibuka di Lapangan Imam Bonjol, Kecamatan Padang Barat, Sabtu (1/3/2025). Kegiatan yang telah menjadi tradisi setiap bulan Ramadan ini kembali hadir dengan berbagai sajian khas dan menu tradisional.
Sebagai pusat kuliner berbuka puasa, Pasa Pabukoan ini menawarkan berbagai pilihan makanan yang bisa dinikmati oleh masyarakat Kota Padang selama bulan suci ini.
Ketua Panitia Pasa Pabukoan, Apri Martin, dalam wawancara dengan awak media mengungkapkan bahwa jumlah stand yang tersedia tahun ini mencapai 41 unit.
Semua stand tersebut diisi oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) asal Kota Padang, yang menjual berbagai macam makanan tradisional.
“Diantara makanan tradisional ini adalah Onde-onde, kolak, dan berbagai jenis kue serta makanan ringan lainnya. Keterlibatan UMKM ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap perekonomian lokal,” katanya, Senin (3/3/2025).
Berdasarkan pantauan, animo masyarakat terhadap Pasa Pabukoan sangat tinggi. Bahkan, sejak dibuka pada tanggal 1 Maret, pengunjung sudah ramai berdatangan untuk membeli makanan berbuka puasa.
Aktivitas jual beli yang berlangsung di Pasa Pabukoan tampak cukup ramai, terutama menjelang waktu berbuka. Hal ini menandakan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu tujuan utama masyarakat Kota Padang untuk menikmati sajian khas daerah saat berbuka puasa.
Dengan adanya Pasa Pabukoan ini, diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi UMKM lokal untuk berkembang. Selain itu, para pedagang juga mendapat kesempatan untuk menjangkau pasar yang lebih luas, serta memperkenalkan produk-produk mereka kepada masyarakat yang lebih banyak.
“Sementara untuk jumlah pedagang tahun ini mengalami penambahan. Dari tahun sebelumnya yang hanya terdapat 39 stand, kini jumlah pedagang bertambah menjadi 41 stand,” tutupnya. (*)
Discussion about this post